Sungguh sangat disayangkan sekali, setiap orang sudah mengetahui bahwa hujan merupakan nikmat dari Allah Ta'ala. Namun, ketika hujan dirasa mengganggu aktivitasnya, timbullah kata-kata celaan, "Aduh!! hujan lagi, hujan lagi".
Perlu dikatahui bahwa setiap yang seseorang ucapkan, baik yang bernilai dosa atau tidak bernilai dosa dan pahala, semua akan masuk dalam catatan malaikat. Allah Ta'ala berfirman, "Tiada suatu ucapanpun yang diucapkannnya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir." (QS. Qaaf [50] :18).
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam juga bersabda, "Sesungguhnya ada seorang hamba berbicara dengan suatu perkataan yang tidak dia pikirkan lalu Allah mengangkat derajatnya disebabkan perkataan itu. dan ada juga seorang hamba yang berbicara dengan suatu perkataan yang membuat Allah murka dan tidak pernah dipikirkan bahayanya lalu dia dilemparkan ke dalam jahannam" HR. Bukhari no. 6478.
Oleh karena itu tidak boleh mencelanya. Sebagian orang merasa jengkel dengan turunnya hujan, padahal yang menurunkan hujan tidak lain adalah Allah Ta'ala.
Oleh karena itu, daripada tenggelam dalam rasa jengkel, lebih baik memanfaatkan waktu hujan untuk berdoa memohon apa yang diinginkan kepada Allah Ta'ala : "Doa tidak tertolak pada 2 waktu, yaitu ketika adzan berkumandang dan ketika hujan turun" (HR. Al Hakim, 2534, dishahihkan Al Albani di Shahih Al Jami', 3078)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar