Yeeeaaa akhirnya kesampaian makan di cup and crumbs. Kita datang ke sini waktu malam hari. Saat liat buku menu, eh maksudnya papan menu, cuma ada sedikit jenis makanan yang bisa disiapkan. Salah satunya adalah golongan all day breakfast dan menu minumannya sedikit lebih banyak dari makanannya serta ada beberapa jenis cake di etalase. Cafe ini terdiri dari dua lantai, lantai satu dengan dekorasi yang bagus dan terang, sedangkan lantai dua minim dekorasi. Parahnya kita kebagian di lantai dua karena saat itu lagi rame, sehingga saya gak niat untuk ambil foto ruangannya.
Kita pesan makanan eggs benedict (idr 36K). Pesan eggs benedict waktu malam itu rasanya gimanaaa gitu, kayaknya memang lebih cocok dimakan pagi atau siang. Anyway, porsi eggs benedict nya besar, dua potong roti diberi irisan daging semacam ham diatasnya diberi telur dengan kuning telur yang lumer. Saus holandinese nya lumayan rasanya.
Selanjutnya kita juga pesan Chicken champignon (idr 36K), saat mendengar menu itu yang pertama terpikir di otak saya akan ada bentuk ayam dan jamur, ternyata waktu disajikan benar-benar di luar perkiraan saya. Lebih mirip dengan sup kental yang isinya ayam dan jamur, dilengkapi dengan kentang, roti jenis pastry dan sedikit salad. Rasanya enak kok, gurih dan porsinya besar, namun rotinya agak susah diiris karena tekstur pastry yang berlapis.
Minumnya kita pesan ice green tea latte (idr 30K) dan ice oreo cookies (idr 30K). Rasa kedua minumannya biasa saja tidak ada yang istimewa.
Oiya kita juga pesan Pofertjes (idr 25K) lho, penampilannya menarik tapi sayang sekali waktu kita coba rasanya so-so. Selai strawberry lumayan mengangkat rasa, tapi tetap bukan favorit kita.
0
Kita pesan makanan eggs benedict (idr 36K). Pesan eggs benedict waktu malam itu rasanya gimanaaa gitu, kayaknya memang lebih cocok dimakan pagi atau siang. Anyway, porsi eggs benedict nya besar, dua potong roti diberi irisan daging semacam ham diatasnya diberi telur dengan kuning telur yang lumer. Saus holandinese nya lumayan rasanya.
Selanjutnya kita juga pesan Chicken champignon (idr 36K), saat mendengar menu itu yang pertama terpikir di otak saya akan ada bentuk ayam dan jamur, ternyata waktu disajikan benar-benar di luar perkiraan saya. Lebih mirip dengan sup kental yang isinya ayam dan jamur, dilengkapi dengan kentang, roti jenis pastry dan sedikit salad. Rasanya enak kok, gurih dan porsinya besar, namun rotinya agak susah diiris karena tekstur pastry yang berlapis.
Minumnya kita pesan ice green tea latte (idr 30K) dan ice oreo cookies (idr 30K). Rasa kedua minumannya biasa saja tidak ada yang istimewa.
Oiya kita juga pesan Pofertjes (idr 25K) lho, penampilannya menarik tapi sayang sekali waktu kita coba rasanya so-so. Selai strawberry lumayan mengangkat rasa, tapi tetap bukan favorit kita.



