kafe ini memiliki area outdoor dan indoor. namun, saat kami berkunjung ke sini matahari sedang di ubun-ubun, panasnya saat itu luar biasa! sehingga kami memutuskan duduk di bagian indoor yang lebih adem karena ada AC.
buku menunya agak lusuh, tapi ya dimaklumi saja, sudah dijamah banyak tangan. di sini saya pesan
pannenkoek van oost (idr 16K), pannenkoek ini tipis seperti crepe, namun teksturnya lebih lembut. toppingnya diberi coklat cair yang ditaburi gula bubuk,apple slices, choco chips, vanilla ice cream, cocoa powder, dan strawberry utuh. coklat cair diberikan dalam jumlah yang generous, jadi bisa dipastikan dessert ini sangat manis. tapi karena saya penyuka coklat, saya suka-suka saja dan menurut saya pannenkoek ini memang enak, namun teman saya meganggap ini terlalu manis.
untuk minumannya kami pesan thee ceribele (idr 22K) dan thee red lathee (idr 15K). thee red lathee (gambar kanan) merupakan campuran teh dan susu, hanya saja susunya diberikan dalam jumlah yang lebih banyak sehingga berwarna putih. saya bukan penyuka susu vanilla, namun kata teman saya minuman ini enak. thee ceribele (gambar kiri), di buku menu tertulis teh rasa berry dengan potongan leci. tapi minuman ini membuat saya kecewa karena rasa tehnya terlalu biasa dan kurang manis. mungkin belum hoki mencicipi minuman yang sesuai selera saya.





Tidak ada komentar:
Posting Komentar